Sudah Divonis Meninggal di dalam Kandungan, Pasangan Suami Istri Ini Kaget Ternyata Bayinya Masih Hidup saat dilahirkan

Peristiwa yang menimpa pasangan suami istri di Kota Jambi, Untung Nainggolan (34) dan istrinya, Katarina (24) ini merupakan ‘buah’ dari kekeliruan.

Tanpa pemeriksaan akurat, bidan di klinik dan empat perawat di rumah sakit langsung mendiagnosis bayi di dalam kandungan Katarina telah meninggal dunia.

“Awalnya dari rumah, memang sudah didiagnosis meninggal dunia (oleh bidan di klinik), tapi itu tidak ada penanganan memang, langsung disuruh rujuk (ke rumah sakit),” cerita Untung Nainggolan, dilansir TribunnewsBogor.com.


Dan ironisnya, dokter di rumah sakit langsung percaya dengan hasil pemeriksaan keempat perawatnya itu tanpa memeriksanya lagi lebih jauh, hingga ke tahap operasi, untuk mengeluarkan sang bayi yang sebelumnya divonis meninggal.

Di sinilah, sebuah kejadian yang dianggap sebagai ‘keajaiban’ oleh pihak rumah sakit terjadi.

Memulai operasi pada pukul 21.50 WIB hingga jam 11 malam, tim dokter berhasil mengeluarkan bayi Katarina dalam keadaan hidup dan bernapas.

“Jam 11 malam itu, bang, tiba-tiba dokternya bilang bahwa anak saya masih hidup. Saya kaget bang dan bersyukur juga,” ucap Untung Nainggolan.

Sebelumnya, pihak rumah sakit menyarankan Katarina untuk menjalani proses kuret, untuk mengeluarkan bayi dalam kandungan. Namun karena prosesnya yang lama, memakan waktu dua sampai tiga hari, Untung tidak menyetujuinya karena khawatir akan keselamatan sang istri.

“Kata perawatnya, tidak ada efek samping Bang, kalau anak yang sudah meninggal 3 hari masih dalam perut. Saya bingung, demi keselamatan istri saya, saya minta untuk segera dioperasi. Saya bilang, masalah biaya tidak masalah, kepada perawatnya,” kata dia.

Karena kekeliruan dalam memvonis kematian bayi perempuannya, Untung bersama keluarganya melayangkan protes keras kepada pihak rumah sakit di kawasan Kenali Besar, Alam Barajo, Kota Jambi itu.